Revolution in South Asia

An Internationalist Info Project

4 Reasons Nepal’s Revolution Matters (in Indonesian)

Posted by Mike E on June 17, 2008

This Indonesian translation of our original piece (pdf english) was made available by Pokja Lilin, via Maoist Revolution. Kasama has not independently verified the accuracy of this translation.

MATA TERTUJU PADA MAOBADI : 4 ALASAN BERKAITAN DENGAN REVOLUSI NEPAL

oleh Mike Ely

Suatu kejadian luar biasa sedang berlangsung. Satu generasi rakyat secara menyeluruh belum pernah menyaksikan sebuah kebangkitan gerakan rakyat yang radikal, sekuler dan revolusioner. Namun, ini lah yang terjadi pada saat ini di Nepal.

Gerakan ini telah menjungkalkan raja Nepal yang dibenci, Gyanendra, sekaligus mengenyahkan kerajaan abad menengah itu. Gerakan termaksud telah menciptakan tentara revolusioner yang kini sedang berancang-ancang melebur bersama bekas tentara kerajaan. Gerakan itu pun telah membangun kekuasaan politik yang berjalan sejajar di wilayah pedesaan terpencil selama lebih dari satu dasawarsa berlangsungnya perang gerilya Ц yang menggerowoti tradisi feodal seperti sistem kasta. Ia telah meraup dukungan luas rakyat serta muncul sebagai kekuatan yang memimpin dari sebuah Dewan Konstituante yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dan ini semua dilakukan di bawah panji radikal komunisme Maois Ц menggelitik sebuah usaha segar sosialisme dan sebuah masyarakat tak berkelas di sepenjuru dunia.

Rakyat di Nepal menyebut kaum revolusioner tersebut sebagai Maobadi.

Sebuah keluar-biasaan lain adalah senyapnya suara di seputar kejadian-kejadian ini semua. Hanya terdapat laporan sedikit saja tentang saat-saat dahsyat yang kini sedang berkembang di Nepal, ataupun tentang Partai Komunis Nepal [Maois] yang berada di pusat kejadian. Sementara itu, pemberontakan di dekat daerah itu, yakni Tibet, ketika melawan kesewenangan- wenangan pemerintah Tiongkok, ketika itu, memperoleh liputan yang tak henti-hentinya.

Terdapat berbagai alasan gamblang sehubungan dengan kebisuan tersebut. Media barat tidak tergetar menyaksikan rakyat di salah satu negeri termiskin di dunia ini, yang telah mendukung salah satu gerakan paling radikal di dunia ini.

Syahdan, banyak sumber berita alternatip pun tidak cukup mengetahui apa yang akan dibuat perihal revolusi Nepal tersebut. Campuran berbagai tujuan komunis Maobadi disertai berbagai metoda yang tidak dogmatik pun mengganggu sejumlah besar anggapan kaum kiri. Ketika PKN [M] memulai pemberontakan bersenjata pada 1996, beberapa kalangan berpikir hal itu merupakan taktik yang ketinggalan zaman. Ketika PKN [M] menangguhkan pertarungan bersenjata pada 2006 dan memasuki sebuah pemerintah koalisi yang anti kerajaan, beberapa pihak beranggapan bahwa mereka para Maois tersebut akan kehilangan identitas, terjerumus ke persekongkolan rahasia yang korup. Ketika para Maois menekankan program anti feodal, beberapa kalangan berpikir bahwa mereka telah lupa akan sosialisme.

Namun, sikap skeptik yang membisu tersebut merupakan pendekatan yang keliru. Dunia perlu memalingkan pandangannya ke Nepal. Kemenangan Maois yang menarik perhatian dalam pemilu April lalu bukan [belum] lah kemenangan menentukan atas kekuatan konservatip. Para Maobadi berada di pusat panggung politik, namun mereka belum lah mengalahkan atau melucuti tentara pemerintah lama. Berbagai ujian kekuatan baru pun kini menghadang di depan.

Maois Nepal sekarang bukan lah semata sebuah gerakan oposisi lagi, mereka sedang menangani persoalan yang amat berbeda, yakni masalah kepemimpinan masyarakat melalui sebuah proses perubahan radikal. Mereka bekerja keras mengatur siasat untuk terhindar dari kekalahan akibat pukulan mendadak dari tentara yang masih kuat itu. Al hasil, Maobadi Nepal sedang menerapkan taktik memencilkan pihak pesaing mereka, sembari menebar daya tarik, serta menetralkan musuh-musuh luar.

Semua ini tampak membingungkan. Dunia, yang dalam kurun waktu lama, tanpa hati, telah lengang tanpa kehadiran radikalisme dan revolusi. Sebagian terbesar orang tidak pernah melihat apa yang tampak pada saat sebuah revolusi komunis kerakyatan meraih kekuasaan.

Mari patahkan kebisuan dengan menelisik empat alasan di bawah ini, untuk melongok lebih dekat ke Nepal.

Alasan pertama: Ini adalah para komunis yang telah meninggalkan kebekuan dalam cara berpikir, namun tetap mempertahankan radikalisme. Pimpinan PKN [M] berkata bahwa mereka melindungi hidupnya revolusi dari sergapan Уucapan-ucapan revolusioner yang biasa dihapalkan di luar kepala.Ф

Maobadi memiliki pandangan segar disertai rincian menyakitkan tentang masyarakat mereka. Mereka mengidentifikasi keadaan dan kekuatan, yang membawa rakyat mengalami kemiskinan yang mengerikan itu. Mereka mengembangkan metoda kreatip guna mengkaitkan secara mendalam dengan ketidak-puasan serta harapan tertinggi rakyat. Mereka telah membangkitkan pengaruh besar dan sedang tumbuh dalam lebih dari 15 tahun terakhir ini.

Berkiprah hingga ke ambang kekuasaan, gerakan ini memcampur dan mengganti berbagai bentuk perjuangan yang berbeda-beda. Mereka memulai dengan kegiatan berorganisasi secara besar, diikuti dengan memulai perang gerilya pada 1996, kemudian memasuki perundingan- perundingan dalam 2006. Mereka telah membangun berbagai pemerintahan baru yang revolusioner di berbagai wilayah basis yang terpencil selama sepuluh tahun lebih, serta diteruskan dengan peperangan politik untuk merebut dukungan baru dari penduduk perkotaan. Mereka telah mengenyam kemenangan dalam pemilu khusus April lalu, dan menghadapi pihak penentang bebuyutannya dengan mengancam hendak mengerahkan massa pada waktu mendatang. Mereka telah meraih banyak hal, tanpa menghilangkan kekuatan bersenjata ataupun kemerdekaan mereka.

Maobadi berkata mereka memiliki keberanian Уmendaki pegunungan yang belum terjelajah.Ф& nbsp; Mereka bersiteguh bahwa komunisme perlu disusun kembali. Mereka percaya pertanggung- jawaban umum dapat mencegah munculnya kelompok atasan baru yang congkak. Mereka menolak negara berpartai tunggal dan menyerukan sebuah proses sosialis dengan pemilu berdasar partai jamak. Mereka mempersoalkan apakah dengan didirikannya tentara akan mengabdi Nepal baru, serta menganjurkan sebuah sistem milisia kerakyatan. Dan mereka ingin menghindari pemusatan harapan ke satu atau dua pimpinan untuk seumur hidup. Walhasil, mereka bermaksud menguatkan munculnya sebuah generasi penerus revolusioner baru.

Nepal berada di dasar urutan [ter]bawah negeri-negeri yang disebut sebagai Уdunia ke empatФ Ц sebagian terbesar rakyat mengalami kemiskinan mutlak. Ia adalah sebuah negeri yang jauh dari dunia Barat yang maju itu, serta pada hakekatnya pemecahan politik para Maois Nepal tidak dapat diterapkan secara langsung untuk negeri seperti AS atau Inggris. Namun, tidak kah kita dapat belajar dari kesegaran yang mereka coba tebar ke dunia yang berubah ini?

Akankah rekonsepsi komunisme mereka berhasil? Saat ini tidak lah mungkin mengetahuinya. Tetapi, apakah kiprah mereka mengajarkan sesuatu kepada kita?

Alasan ke dua: Bayangkan Nepal sebagai sumbu penyulut India.

Nepal merupakan sebuah negeri sedemikian terpinggirkan, hingga ia sulit dibayangkan politiknya akan berdampak ke luar batas negeri. Sang negeri adalah miskin, terkunci, terpencil dan hanyalah seluas Arkansas. Penduduknya yang 30 juta hidup terhimpit antara raksasa terbesar dunia, Tiongkok dan India.

Namun, bayangkan kemudian apa arti revolusi Nepal bagi satu milyar rakyat di negeri terdekat India.

Sebuah Nepal baru akan memiliki tapal batas panjang terbuka dengan beberapa wilayah India termiskin. Para Maois yang melancarkan perjuangan bersenjata di berbagai negeri bagian Utara India itu berada dalam keadaan bak api dalam sekam selama puluhan tahun Ц dan menemukan akar di kalangan petani kumuh. Para analis konservatip kadang-kadang menyatakan adanya sebuah Уkoridor merahФ dari zona-zona gerilya kaum Maois-Naxalit yang bergerak di sepenjuru India tengah, utara hingga selatan, terhitung dari batas Nepal hingga ujung selatan.

Memahami berbagai kemungkinan yang ada, para Maobadi Nepal membuat usulan tangguh: bahwa, gerakan-gerakan revolusioner yang membentang di Asia selatan seharusnya bersedia meleburkan negeri-negeri mereka setelah berhasil menggulingkan pemerintah masing-masing, lalu bersama-sama menciptakan sebuah federasi wilayah. Para Maobadi membantu membentuk Bandan Koordinasi Partai-Partai dan Organisasi-Organisa si Maois Asia Selatan [CCOMPOSA] pada 2001, yang mempertemukan secara bersama-sama 10 kekuatan revolusioner dari wilayah termaksud.

Masa depan pemerintah revolusioner di Nepal berarti masa sulit untuk bertahan, mengingat sikap permusuhan India. Nepal yang revolusioner akan menghadapi berbagai tuntutan, embargo merangkak, bahkan kemungkinan penyerbuan. Namun, pada waktu yang sama, revolusi seperti ini dapat memberi inspirasi serta menjadi sebuah daerah basis bagi revolusi di seluruh wilayah. Ia berdampak pada dunia.

Alasan ke tiga: Nepal menunjukkan bahwa, sebuah dunia baru yang secara radikal lebih baik, adalah mungkin. Marx pernah menyatakan bahwa, revolusi menggali bawah tanah yang tak tampak, untuk kemudian secara tiba-tiba mencuat girang-ria bak Уhasil-kerja tekun tertutup oleh kekuatan kawakan!Ф

Kita semua telah mendengar orang menyatakan bahwa, perubahan masyarakat secara radikal tidak lah mungkin. Pemberontakan melawan tatanan dunia yang mendominasi, sering kali dilihat sebagai politik terbelakang, senofobia, atau melalui penglihatan yang merendahkan, serta dianggap sebagai jihadisme. Dan di sini kekuatan kawakan tersebut muncul secara tak terduga di Nepal Ц bak kilat mengejutkan yang menyatakan bagaimana rakyat dapat mengubah diri dan dunia mereka.

Beberapa dari kalangan rakyat yang paling miskin dan tertindas di dunia telah menapaki dataran tinggi Nepal untuk membuat lagi segala sesuatu di sekitar mereka Ц melalui perjuangan bersenjata, kekuasaan politik, dan kerja kolektip. Petani, yang sering kali hampir mati kelaparan dan buta hurup telah menyelenggarakan pengadilan rakyat serta membangun berbagai komune pertanian. Pemukulan terhadap istri dan perkawinan di bawah umur pun kini sedang tertantang. Para pemuda dan pemudi telah bergabung ke tentara revolusioner untuk mengalahkan para penindas mereka. Muncul banyak pembangkang atas perkawinan yang diatur. Alhasil kita menyaksikan Уpasangan cintaФ yang berbinar, bahkan dengan latar belakang kasta yang berbeda. Terdapat penolakan terhadap agnggapan kebenaran mutlak agama tertentu serta tradisi kerajaan Hindu. 40 kelompok etnik Nepal sedang merundingkan berbagai hubungan baru atas dasar kesamaan serta pembagian kekuasaan politik.

Semua itu bak bau semerbak yang dihembuskan angin. Anda takut beringsut, terkecuali bila tiba-tiba hal itu menghilang.

Alasan 4: Ketika rakyat berani membuat revolusi Ц jangan biarkan mereka sendiri.

Perubahan sebagaimana disebut di atas tidak dapat dibayangkan, bila PKN [M] tidak berani melansir perang revolusioner pada 1996. Dan rencana politik mereka pun menjadi kenyataan, karena tumbuhnya jumlah rakyat yang berani mengabdikan hidup mereka demi kiprah termaksud. Sungguh sulit melebih-lebihkan harapan dan keberanian yang telah mencekam rakyat tersebut.

Berbagai kejadian bisa saja bergulir menggerowoti harapan itu. Revolusi di Nepal dapat saja dihantam atau bahkan dikhianati dari dalam. Bahaya seperti itu lekat bak tak terhindar dalam revolusi yang hidup.

Bila Maohadi merujuk pada langkah-langkah baru dalam proses revolusi, mereka secara terus-menerus akan menghadapi serangan dari India, dengan beking AS. PKN [M] sudah lama memperoleh tuduhan [palsu] sebagai УterorisФ oleh pemerintah AS. Mereka digambarkan bagai pecundang desa serta pemeras serdadu anak-anak oleh beberapa kalangan organisasi HAM. Kekuatan barat telah mempersenjatai tentara Nasional Nepal yang pro-kerajaan itu dengan berbagai persenjataan moderen. Gerakan massa konservatip di daerah pertanian subur Nepal, Terai, telah didorong oleh para fundamentalis India dan Hindu.

Seseorang perlu menyebarkan kata berbunyi apa yang sebenarnya sedang berlangsung. Tidak lah dapat diterima, bila destabilisasi dan penindasan yang dibeking AS itu berlangsung tanpa tentangan di dalam AS sendiri.

Itu lah: Revolusi di Nepal yang hanya sedikit diketahui.

Kepada siapa kami akan menceritakannya? Pelajaran apa yang dapat kami peroleh darinya? Lalu, kita akan berbuat apa dengannya? *****

Mike Elly adalah bagian dari Kasama Project [http://mikeely. wordpress. com], dan pernah membantu membuat situs Revolusi baru di Asia selatan [http://southasiarev.wordpress. com]. e-mail Mike adalah: m1keely (at) yahoo. com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: